BOLAyes.news.blog – Tidak banyak perubahan di papan atas klasemen MotoGP 2020 usai Joan Mir juara dunia dan Franco Morbidelli menang MotoGP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo, Minggu (15/11/2020).

Joan Mir juara dunia MotoGP 2020./kolase/sumber: ap/antonio calanni/via cnn indonesia.
Joan Mir yang finis ke-7 tetap di puncak klasemen MotoGP 2020 dengan koleksi 171 poin. Pembalap asal Spanyol itu unggul 29 poin atas Franco Morbidelli yang memenangi seri ke-13 di musim ini.
Sementara itu, Mir hanya berbeda 33 angka dengan rekan satu timnya di Suzuki, Alex Rins. Di posisi keempat, Maverick Vinales dari Yamaha tertinggal 44 poin dari Mir.
Jatuhnya Fabio Quartararo di lap 9 sedikit meringankan beban Joan Mir. Quartararo merupakan salah satu pesaing Mir dalam perebutan gelar juara MotoGP 2020.
Terlebih lagi, saat start Quartararo berada di depan Joan Mir. Akan tetapi, Quartararo tidak bisa memanfaatkan keunggulan tersebut.
Pada awal-awal balapan usai start, Quartararo melebar di tikungan 2 dan turun hingga posisi ke 21. Sebelum akhirnya terjatuh di lap 9 dan tidak bisa melanjutkan balapan.
Gelar juara dunia yang diraih Mir menjadi yang pertama bagi Suzuki setelah Kenny Roberts Jr. pada musim 2000.
Kini, MotoGP 2020 hanya menyisakan satu seri di MotoGP Portugal di Sirkuit Algarve, Minggu (22/11/2020) mendatag.
Klasemen MotoGP 2020:
1. Joan Mir 171 poin
2. Franco Morbidelli 142
3. Alex Rins 138
4. Maverick Vinales 127
Mir ungkap kunci keberhasilan
Joan Mir mengungkap dua balapan yang merupakan kunci keberhasilan meraih gelar juara dunia MotoGP 2020.
Kendati berhasil meraih gelar juara di MotoGP Valencia, Mir tidak menganggap seri ke-13 sebagai salah satu balapan yang penting dalam perebutan gelar musim ini.
Pembalap Suzuki itu menilai kemenangan di MotoGP Eropa pekan lalu sebagai momen kunci. Selain itu balapan penting lainnya adalah di MotoGP Austria.
“Pekan lalu adalah kuncinya. Karena saya memenangi balapan, saya tidak memiliki kesempatan. Tetapi kami membuktikannya. Balapan pertama di Austria, ketika saya meraih podium, merupakan hasil penting di musim ini, kemudian balapan pertama di Valencia,” terang Mir.
Pembalap 23 tahun itu mengawali musim ini dengan kurang baik. Gagal finis pada dua dari tiga balapan awal dan baru naik podium pada seri keempat di Austria.
Setelah itu, Mir mulai konsisten tampil di barisan depan sampai kemudian memastikan gelar juara seri pertama di MotoGP Eropa yang berlangsung di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia.
Bermodal gelar juara pada musim kedua di MotoGP, Mir pun mendapat kepercayaan diri guna bersaing dengan pembalap-pembalap lain pada musim-musim yang akan datang.
“Ini adalah tujuan saya, saya berharap bisa tampil konstan. Saya tidak berharap bisa bersaing menjadi juara. Saya pikir saya baru bisa melakukannya pada masa yang akan datang. Menang tahun ini, saya akan mencoba lagi pada 2021,” kata Mir dikutip dari Tuttomotoriweb. (@fen/cnn indonesia) **