Shin Tae Yong Lebih Suka Timnas U-19 Bermain Baik Ketimbang Menang Besar

Shin Tae Yong menyadari Timnas Indonesia U-19 masih memiliki banyak kelemahan./dok. pssi/via cnn indonesia/ist.

BOLAyes.news.blog – Kemenangan besar Timnas Indonesia U-19 atas Makedonia Utara dalam laga uji coba tidak membuat Shin Tae Yong terlena.

Meski memuji para pemain setelah laga, Shin Tae Yong menegaskan masih banyak kelemahan dari Witan Sulaeman dan kawan-kawan yang harus dibenahi.

“Saya sebenarnya lebih suka tim bermain dengan baik ketimbang menang dengan skor besar. Baik dalam arti organisasi permainan yang rapi. Selain itu umpan-umpannya juga harus lebih berkualitas lagi.”

“Jadi, sebenarnya pekerjaan rumah kita masih sangat banyak,” aku Shin Tae Yong dikutip CNN Indonesia dari Youtube resmi PSSI.

Kemenangan atas Makedonia Utara merupakan laga paling produktif Timnas Indonesia U-19 dalam rangkaian laga uji tanding di Kroasia.

Dalam laga tersebut, Witan Sulaeman mencetak gol pembuka Timnas Indonesia U-19. Skor sempat imbang 1-1 pada awal babak kedua, kemudian tim Merah Putih kembali unggul berkat dua gol Jack Brown dan ditutup gol Irfan Jauhari.

Sebelum menang 4-1 atas Makedonia Utara, Skuad Garuda Muda mengantongi tiga kemenangan. Kemenangan pertama dibukukan ketika melawan Qatar dengan skor 2-1, disusul kemenangan 1-0 atas Dinamo Zagreb, dan hasil akhir tiga gol tanpa balas melawan NK Dugopolje.

Timnas Indonesia U-19 akan melanjutkan agenda uji coba dengan bertemu Makedonia pada Rabu (14/10) yang disusul dua partai melawan Bosnia dan Herzegovina.

Bosnia merupakan kesebelasan terakhir yang mengalahkan Indonesia. Pada pertemuan yang berlangsung 25 September lalu, gol bunuh diri Komang Teguh Trisnanda menjadi pembeda. (@fen) **

Jack Brown Trending Topic Usai Bikin 2 Gol Saat Timnas U-19 Kalahkan Makedonia 4-1

Istimewa/tribunnews.com

BOLAyes.news.blog – Timnas U-19 Indonesia menang 4-1 atas Makedonia Utara dalam laga uji coba di Stadion NK Njunak Sinj, Split, Minggu (11/10).

Empat gol Timnas U-19 Indonesia berasal dari Witan Sulaeman (12′), Jack Brown (58′ dan 69′), dan Irfan Jauhari (83′).

Sementara gol semata wayang Makedonia Utara dicetak oleh Dimitar Todorovski pada menit ke-48 lewat titik penalti.

Hasil itu membuat nama Jack Brown jadi pembicaraan publik. Bahkan menjadi trending topic di twitter.

“Btw Timnas U19 malem ini mainnya gilaa, Jack Brown 2 gol cooy!! Emang harus dikasih kesempatan main ini bocah,” ucap @ilbarbayhal

“Untuk Jack brown jangan pernah punya cita cita main di liga Indonesia yaa tapi main lah untuk timnas Indonesia sayng bakat mu bro,” – @ditiadakansaja

Profil Jack Brown

Jack Brown lahir di Jakarta, 2 November 2001 (umur 18 tahun).

Jack adalah putra kedua pasangan lintas negara, ibu berkebangsaan Indonesia, Indah Brown, dan ayah berkebangsaan Inggris, Lance Brown.

Seperti penuturan Ibu Jack Brown yang bernama Indah kepada beberapa media massa bahwa putranya tersebut sudah mulai menekuni olahraga sepak bola sejak kecil.

Indah juga mengatakan bahwa Jack kerap berlatih bersama kakaknya yang bernama George di halaman rumah mereka.

Seperti dilansir wikipedia, sejak kecil, Jack sudah menekuni olahraga kulit bundar ini.
Bersama kakaknya George, Jack hampir setiap hari berlatih di halaman rumahnya.

Jack tercatat pernah berpartisipasi di Manchester United Soccer School (MUSS) Dubai pada tahun 2006 dan langsung menjadi pemain terbaik MUSS Dubai.

Di Dubai, Jack terpilih sebanyak dua kali sebagai best player of the year of Sony Tournament di Al Rasyid Elementary School, Nad Al Sheba 2010, dan Dubai English Speaking School Tournament 2011.

Menurut Indah Brown, setiap liburan musim panas, Jack dan George selalu mendaftarkan diri ke football summer camp, di Inggris maupun di Indonesia.

Pada bulan Juli 2012, Jack dan George mendaftar di summer camp’ MUSS Singapore yang latihannya diadakan di Senayan Jakarta dengan jumlah peserta mencapai 250 anak yang berusia antara enam sampai 16 tahun.

Ketika di Senayan, Jack juga berhasil memenangkan skor tertinggi sebanyak 600 poin, mengalahkan anak yang berusia 16 tahun dan kakaknya sendiri.

Enam pemenang di Senayan akan kembali bertanding di Singapura, tapi karena skor Jack sudah sangat bagus, maka dia bisa langsung bertanding di MUSS Old Trafford Oktober 2012.

Keikutsertaan Jack Brown dalam MUSS merupakan suatu hal yang membanggakan, ditambah menjadi juara dalam the World Final Skill Test MUSS untuk anak-anak yang berusia antara 10 dan 16 tahun dari pemain terbaik dari peserta MUSS di seluruh dunia.

Dalam sebuah wawancara, Jack Brown pernah berkata “I am Indonesian”.

Bahkan Sir Alex Ferguson waktu bersalaman dengan Jack dan bertanya, ” Where do you come from?’. Jack menjawab, ” Indonesia.”.

Sir Alex Fergusson terkesan sekali dan mengataka ” Indonesia?. Wow, that”s interesting”.

Dengan catatan mengkilap di usia belia, Jack memiliki potensi untuk tumbuh menjadi pemain hebat. Jack yang mengidolakan Wayne Rooney ini berkeinginan untuk menjadi bagian dari tim Manchester United, dan Timnas Indonesia.

Jack Brown sekarang bermain untuk ISFA U13 County Essex and Herfordshire, England 2015. (@fen/tribunnews.com) **

Menang Lagi, Kali ini Timnas Indonesia U-19 Hajar Makedonia Utara

Timnas Indonesia U-19 meraih kemenangan telak atas Makedonia Utara./dok pssi/via cnn idonesia.

BOLAyes.news.blog – Timnas Indonesia U-19 menang 4-1 atas Makedonia Utara U-19 dalam laga uji coba di Stadion NK Junak Sinj, Minggu (11/10) malam.

Anak asuh Shin Tae Yong langsung berinisiatif menyerang. Peluang sempat dibukukan Witan Sulaeman, Irfan Jauhari, dan Pratama Arhan Alief Rifai.

Witan mencetak gol pada menit ke-13 setelah menuntaskan kiriman bola dari Braif Fatari.

Dominasi Timnas Indonesia U-19 begitu tampak dalam laga ini, namun belum bisa menambah gol. Sebaliknya Makedonia yang kesulitan mengembangkan permainan sempat mencuri kesempatan pada akhir babak pertama.

Pada awal babak kedua, Makedonia mencoba tampil agresif untuk mengejar keunggulan Indonesia. Hanya tiga menit setelah laga kembali dimulai, wasit Jakov Titlic menunjuk titik putih di kotak penalti setelah Bagas dinilai melakukan pelanggaran.

Muhammad Adisatryo bisa menepis eksekusi Dimitar Todorovski, namun wasit memutuskan mengulang tendangan 12 pas. Pada kesempatn kedua Todorovski mengubah angka di papan skor.

Bereaksi terhadap gol cepat Makedonia, Timnas Indonesia U-19 mencoba bermain rapi. Pada menit ke-58 Jack Brown memanfaatkan kemelut di depan gawang hasil sepak pojok Witan untuk membawa Skuad Merah Putih kembali memimpin 2-1.

Brown kembali mencetak gol untuk kali kedua pada menit ke-69. Pemain yang menetap di Inggris itu menuntaskan peluang yang dikreasikan Witan dan Bagas dari sisi kanan. Umpan datar Bagas dari dalam kotak penalti tidak disia-siakan Brown.

Menit ke-82, Timnas Indonesia U-19 menambah keunggulan. Beckham Putra yang memenangkan perebutan bola melepas tembakan dari luar kotak penalti. Kiper Kire Novakov tidak mampu mengamankan bola dengan baik. Irfan Jauhari kemudian memanfaatkan bola rebound dan mengubah skor menjadi 4-1.

Skor dengan margin tiga gol bertahan hingga laga usai. Timnas Indonesia U-19 dan timnas Makedonia Utara U-19 akan kembali bertemu pada Rabu (14/10) mendatang.

Susunan pemain inti Timnas Indonesia U-19:
Muhammad Adisatryo; Bagas Kaffa, Elkan Baggott, Rizky Ridho, Pratama Arhan; Witan Sulaeman, David Maulana, Mohammad Kanu, Irfan Jauhari; Saddam Gaffar, Braif Fatari.

Susunan pemain inti timnas Makedonia Utara U-19:
Kire Novakov; Filip Kostovski, Abin Saiti, Slave Markoski, Viktor Krstevski; Behar Feta, Ljavdrim Ljatifi, Dimitar Todorovski, Hamza Ramani; Mario Ilievski, Leonid Ignjatov. (@fen) **

Shin Tae-yong Bakal Ubah Formasi Timnas U-19 Saat Hadapi Macedonia Utara

Shin Tae-yong bakal ubah formasi Timnas U-19 saat hadapi Macedonia Utara./istimewa/via antara

BOLAyes.news.blog – Pelatih tim nasional (Timnas) U-19 Indonesia Shin Tae-yong menyebut bahwa dirinya bakal melakukan perubahan formasi timnya saat menghadapi Macedonia Utara dalam laga uji coba di Stadion NK Junak Sinj, Split, Kroasia, Minggu (11/10).

“Akan ada sedikit perubahan di dalam formasi. Untuk persiapan tim sama seperti pertandingan sebelumnya,” ujar Shin, mengutip Kantor Berita Antara dari laman resmi PSSI di Jakarta, Sabtu (10/10).

Menurut juru taktik asal Korea Selatan itu, Macedonia Utara adalah tim yang bagus dengan karakter permainan Eropa Timur.

Shin pun meminta anak-anak asuhnya untuk fokus sepanjang laga agar dapat meraup hasil positif.

“Macedonia Utara adalah tim bagus dan mereka pasti memanfaatkan uji coba ini untuk mengikuti turnamen di Eropa,” kata pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu.

Para pemain Timnas U-19 pun berjanji untuk mengeluarkan performa terbaik dalam laga uji coba kedua mereka di Kroasia.

Penyerang Timnas U-19 Irfan Jauhari memastikan dia dan rekan-rekannya telah mempersiapkan diri dengan maksimal untuk pertandingan tersebut.

“Seperti biasa terus melakukan persiapan yang baik jelang menghadapi Macedonia Utara. Kami akan berjuang keras dan meraih hasil terbaik melawan mereka,” tutur Irfan.

Timnas U-19 berada di Kroasia sejak akhir Agustus 2020 untuk menjalani pemusatan latihan (TC).

Selama TC di Kroasia, Timnas U-19 sudah menjalani delapan pertandingan uji coba dengan hasil tiga kali menang, dua kali seri, dan tiga kali kalah. Sebanyak tujuh dari delapan laga tersebut berlangsung pada September 2020.

Tiga kemenangan Timnas U-19 diraih saat berhadapan kontra Qatar, Dinamo Zagreb, dan NK Dugopolje yang ditaklukkan masing-masing dengan skor 2-1, 1-0, serta 3-0.

Hasil seri didapatkan ketika melawan Qatar dan Arab Saudi, sementara kekalahan datang saat bersua Bulgaria, Kroasia, serta Bosnia-Herzegovina.

TC timnas U-19 di luar negeri menjadi persiapan menuju Piala Asia U-19 yang rencananya dilaksanakan pada awal tahun 2021 di Uzbekistan.

Setelah Piala Asia U-19, Timnas U-19 diproyeksikan untuk berkompetisi di Piala Dunia U-20 di Indonesia yang dilaksanakan pada 20 Mei-12 Juni 2021. (@fen) **

Spanyol vs Swiss: Blunder Yann Sommer Bantu La Furia Roja Menang

Spanyol vs Swiss, blunder Yann Sommer membantu La Furia Roja raih kemenangan./football5star.com/ist.

BOLAyes.news.blog – Pertandingan menarik tersaji pada kompetisi UEFA Nations League Liga A Grup 4 yang mempertemukan Spanyol vs Swiss. La Furia Roja berhasil menang 1-0 lewat gol dari Mikel Oyarzabal.

Kesempatan pertama malah datang untuk tim tamu. Silvan Sidmer memberi umpan ke Loris Benito, namun tendangannya berhasil diamankan oleh David de Gea degan brilian pada menit ke-12.

Tapi dua menit kemudian, Spanyol berhasil mencetak gol. Berawal dari blunder Yann Sommer yang salah memberi umpan, Mikel Merino langsung memberi umpan ke Mikel Oyarzabal yang berhasil memasukkan bola ke gawang Swiss.

Ferran Torres dapat kesempatan pada menit ke-30 setelah mendapatkan umpan dari Jesus Navas, namun Sommer berhasil mengamankannya.

Spanyol mendominasi permainan, namun laga berjalan dengan tempo lambat dan mereka kesulitan menembus pertahanan Swiss.

Babak pertama berakhir dengan skor 1-0.

Babak kedua dimulai dengan kesempatan emas dari Spanyol pada menit ke-51. Jesus Navas melepaskan tembakan jarak jauh dan ditepis oleh Sommer. Bola liar jatuh ke kaki Oyarzabal, namun tendangannya membentur tiang gawang.

Mikel Merino mendapat kesempatan pada menit ke-60, tapi tendangannya melebar dari gawang Sommer.

Sergio Ramos mendapat kesempatan pertamanya pada menit ke-68 setelah menanduk umpan dari tendangan penjuru, namun sundulannya melebar.

Kedua tim sama-sama kesulitan mengembangkan permainan. Tak ada gol terjadi di sisa babak kedua. Laga Spanyol vs Swiss berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan tim tuan rumah.

Susunan Formasi Spanyol vs Swiss:

Spanyol (4-2-3-1): 1-David de Gea; 22-Jesus Navas, 15-Sergio Ramos; 4-Pau Torres, 14-Jose Gaya; 6-Mikel Merino, 5-Sergio Busquets; 21-Mikel Oyarzabal (9-Gerard Moreno), 7-Dani Olmo (10-Sergio Canales), 18-Ferran Torres (16-Rodri); 17-Ansu Fati (11-Adama Traore). Pelatih: Luis Enrique.

Swiss (5-3-2): 1-Yann Sommer; 3-Silvan Widmer (19-Mario Gavranovic), 4-Nico Elvedi, 22-Fabian Schaer, 13-Ricardo Rodriguez, 2-Loris Benito (14-Steven Zuber); 15-Djibril Sow (11-Ruben Vargas), 10-Granit Xhaka, 8-Remo Freuler (20-Edimilson Fernandes); 9-Haris Seferovic, 18-Admir Mehmedi (23-Xherdan Shaqiri). Pelatih: Vladimir Petkovic. (@fen) **

Dini Hari WIB Nanti, Prediksi Spanyol vs Swiss di Ajang UNL

Istimewa/via football5star.com.

BOLAyes.news.blog – Laga Spanyol vs Swiss di Stadion Alfredo Di Stefano, Madrid, tersaji dalam matchday ke-3 Liga A Grup 4 UEFA Nations League pada Minggu (11/10/2020) dini hari, pukul 01.45 WIB.

Melansir Football5Star.com, tim Matador Spanyol menatap duel pekan ke-3 UEFA Nationals League dengan kepercayaan diri tinggi. Tim besutan Luis Enrique terhitung belum pernah kalah dalam 13 laga terakhir di semua ajang. La Furia Roja membukukan 10 kemenangan dan 3 kali imbang.

Anak asuh Luis Enrique ini juga meraih hasil cukup bagus saat meraih hasil tanpa gol melawan Portugal. Kondisi berbeda terjadi di kubu seberang. Swiss tercatat belum mampu meraup hasil maksimal dalam 3 penampilan terakhir. Mereka kalah 2-1 dalam lawatan ke Ukraina pada pekan pertama UNL, lalu bermain imbang 1-1 kala menjamu Jerman.

Hasil tersebut mengantar Swiss sebagai juru kunci di Grup 4. Swiss juga menuai hasil buruk dalam duel persahabatan tengah pekan ini. Tim asuhan Vladimir Petković takluk 1-2 saat menjamu Kroasia.

La Roja juga kini tak terkalahkan di semua kompetisi sejak kalah dari Kroasia pada edisi 2018-19. Spanyol memenangkan 9 dari 10 pertandingan terakhir mereka.

Swiss kebobolan lebih dari dua dalam satu pertandingan hanya dua kali dalam 49 pertandingan internasional terakhir mereka

Pertandingan Spanyol vs Swiss akan mempertemukan Luis Enrique dengan Vladimir Petković. Rekor Enrique vs Swiss: 0 menang, 1 imbang, 0 kalah. Rekor Petkovic vs Spanyol: 0 menang, 1 imbang, 0 kalah.

Pertandingan Spanyol vs Swiss dipimpin oleh wasit Ali Palabiyik. Rekor Ali Palabiyik 3 kali tim tuan rumah menang, 2 kali tim tamu menang. Tercipta lebih dari 2 gol di 5 laga terakhir yang dipimpin Ali Palabiyik.

Pemain kunci Spanyol:
Top Scorer: Sergio Ramos (2 gol)
Top Assist: Rodrigo, Dani Olmo (1 assist)
Top Rating: Sergio Ramos (7,63)

Peman kunci Swiss:
Top Scorer: Haris Seferovic (1 gol)
Top Assist: Granit Xhaka (1 assist)
Top Rating: Haris Seferovic (7,37). (@fen) **

Kondisi 2 Pemain Timnas U-19, Supriadi dan Bagas Kaffa, Usai Dicederai Pemain Dugopolje

Salah seorang pemain Timnas U-19/football5star.com/indra eka setiawan/ist.

BOLAyes.news.blog – Pelatih Timnas U-19 Indonesia, Shin Tae-yong, buka suara soal kondisi Mochamad Supriadi dan Bagas Kaffa. Keduanya mengalami cedera yang lumayan serius usai ditekel oleh pemain NK Dugopolje.

Melansir Football5Star.com, kemenangan 3-0 Timnas U-19 Indonesia atas NK Dugopolje, Kamis (8/10), memang harus dibayar mahal. Sebab, dua pemain andalan Garuda Muda, Supriadi dan Bagas Kaffa harus ditarik keluar karena mengalami cedera yang lumayan serius.

Supriadi lebih dahulu ditarik keluar, lalu kemudian Bagas Kaffa jua harus diganti lantaran hal yang sama. Bahkan Bagas dalam tayangan ulang dihajar pemain Dugopolje bernomor 15 dengan lumayan keras di bagian engkelnya.

Shin Tae-yong sendiri masih belum mengetahui secara pasti kondisi kedua pemain Timnas U-19 Indonesia itu usai ditarik keluar dengan kondisi terpincang-pincang. Keduanya diobservasi terlebih dahulu oleh tim dokter Timnas U-19.

“Supriadi dan Bagas memang tadi mengalami cedera. Kami akan cek dahulu kondisi terakhir keduanya setelah ini,” ungkap Shin Tae-yong dikutip dari YouTube resmi PSSI.

Terpisah, asisten pelatih Timnas U-19, Nova Arianto, menyebut bahwa kondisi keduanya sudah membaik. Hanya saja Bagas dan Supriadi harus istirahat terlebih dahulu beberapa hari.

“Baik kok mas gak ada cedera yang serius. Cuma memang mereka butuh beberapa hari untuk pemulihan,” kata Nova Arianto, singkat.

Cederanya Bagas dan Supriadi sendiri memicu kekesalan suporter Indonesia. Mereka bahkan langsung membanjiri kolom komentar Instagram resmi NK Dugopolje untuk melampiaskan kekesalannya.

Bahkan akun Instagram resmi NK Dugopolje yang cuma memiliki 251 pengikut sudah dibanjiri ribuan komentar. Dalam unggahan terakhir mereka setidaknya ada lebih dari 1.900 komentar yang rata-rata dari netizen Indonesia. (@fen) **

Timnas Indonesia U-19 Kalahkan NK Dugopolje 3-0

Timnas Indonesia U-19 meraih kemenangan 3-0 atas NK Dugopolje./dok. pssi/via cnn indonesia.

BOLAyes.news.blog – Timnas Indonesia U-19 meraih kemenangan 3-0 atas NK Dugopolje dalam laga uji coba di Stadion NK Uskok Klis, Split, Kamis (8/10) malam WIB.

Timnas Indonesia U-19 tidak butuh waktu lama untuk membuka keunggulan di laga ini. Umpan Bagas Kaffa dari sisi kanan penyerangan dituntaskan dengan sontekan oleh Braif Fatari di muka gawang lawan saat laga baru berjalan tiga menit.

Sepuluh menit berselang, Timnas Indonesia U-19 kembali dapat peluang mencetak gol. Rizky Ridho dijatuhkan pemain Dugopolje di dalam kotak penalti lawan yang membuat wasit menunjuk titik 12 pas.

Eksekusi penalti diambil oleh Brylian Aldama. Tendangan Brylian ke sisi kiri gawang menggetarkan gawang Dugopolje untuk kali kedua di laga ini.

Timnas Indonesia U-19 semakin di atas angin pada menit ke-21. Sundulan Irfan Jauhari yang menerpa mistar berhasil disambar Witan Sulaeman untuk membuat skor jadi 3-0.

Pada menit ke-40, Timnas Indonesia U-19 kembali mendapat hadiah penalti. Handball pemain Dugopolje di kotak 16 gagal berbuah gol. Tendangan penalti Rizky Ridho ditangkap kiper Dugopolje.

Di babak kedua, Dugopolje tetap menampilkan permainan keras seperti di babak pertama. Permainan keras ini berujung cedera yang dialami Bagas Kaffa.

Bagas terkapar setelah mendapat tekel keras dari salah satu pemain Dugopolje pada menit ke-60. Posisi Bagas lantas digantikan oleh Bayu Fiqri.

Bagas jadi pemain Timnas Indonesia U-19 kedua yang cedera di laga ini. Sebelumnya Supriadi juga harus mengakhiri laga lebih cepat karena cedera usai ditekel pemain Dugopolje pada menit ke-31.

Timnas Indonesia U-19 yang unggul 3-0 nyaris kebobolan pada menit ke-68. Dugopolje dapat peluang lewat bola muntah di depan gawang tetapi tendangan salah satu pemain mereka masih tipis di sisi kiri gawang Yofandani Damai.

Timnas Indonesia U-19 baru mendapatkan peluang bersih untuk mencetak gol pada menit ke-78. Tembakan Irfan Jauhari dari dalam kotak penalti masih bisa digagalkan kiper Dugopolje.

Saddam Gaffar juga memiliki peluang untuk menempatkan namanya di papan skor pada menit ke-83. Namun, sontekan Gaffar memanfaatkan umpan silang Muhammad Kanu masih berada di samping gawang.

Tensi pertandingan tetap tinggi memasuki akhir pertandingan dan kedua tim silih berganti melakukan serangan. Namun, tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga wasit meniup peluit panjang.

Susunan pemain inti Timnas Indonesia U-19

Muhammad Adi Satryo; Amiruddin Bagas Kaffa Arrizqi, Rizky Ridho Ramadhani, Komang Teguh Trisnanda, Pratama Arhan Rifai; Witan Sulaeman, Brylian Negietha Aldama, David Maulana, Mochammad Supriadi; Irfan Jauhari, Braif Fatari. (@fen) **

5 Hal Seputar Liga Champions 2020/21 dari Analisis hingga Informasi Pertandingan

BOLAyes.news.blog – Undian fase grup Liga Champions 2020/21 telah dilakukan beberapa waktu lalu. Satu hal yang paling disorot dari hasil undian itu adalah pertemuan dua ‘alien’ yang mendominasi sepak bola Eropa selama 10 tahun terakhir, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Keduanya akan saling bentrok di grup G yang berisikan Juventus, Barcelona, Dynamo Kyiv, dan Ferencvaros. Selain itu persaingan di grup lainnya juga relatif berimbang, grup yang sulit, hingga grup yang sudah diprediksi memiliki dua perwakilan ke fase gugur.

Melansir 90min.com, inilah hal-hal atau informasi seputar Liga Champions 2020/21 selengkapnya:

1. Jadwal Pertandingan dan Regulasi Baru

Total 32 tim bermain di fase grup Liga Champions yang terbagi menjadi delapan grup dari Grup A hingga H. Musim ini tiga tim debutan yang akan tampil adalah Istanbul Basaksehir, Krasnodar, Midtjylland, dan Stade Rennes.

Selain itu ada sejumlah regulasi baru atau spesial dengan penyesuaian pandemi virus corona. Di antaranya apabila ada larangan bepergian di satu negara tempat pertandingan berlangsung, yang melarang tim tandang datang atau kembali ke negaranya maka laga akan berlangsung di tempat netral.

Apabila ada tim yang menolak bermain maka mereka dianggap meninggalkan pertandingan dan kalah, namun jika kedua tim sepakat tak memainkan pertandingan maka keduanya didiskualifikasi.

Lima pergantian pemain juga diizinkan oleh UEFA dari fase grup hingga final, namun di waktu normal hanya bisa melakukan tiga pergantian pemain, sementara sisanya di waktu normal.

Mulai 20 Oktober

Adapun pertandingan pertama fase grup akan berlangsung pada 20 Oktober mendatang dan berakhir pada 9 Desember 2020. Dua laga dimulai pada 20 Oktober dini hari adalah Zenit vs Club Brugge dan Dynamo Kyiv vs Juventus.

Sedangkan pekan pertama penyisihan grup dilangsungkan 21 Oktober 2020. Laga besar yang terjadi di antaranya Chelsea vs Sevilla, Ajax Amsterdam vs Liverpool, PSG vs Manchester United, dan Bayern Munchen vs Atletico Madrid.

2. Grup Tersulit

Grup H dan D merupakan grup-grup tersulit di antara grup lainnya. Di Grup H ada Manchester United dengan semifinalis musim lalu RB Leipzig serta finalis PSG (Paris Saint-Germain). Satu tim lainnya adalah Istanbul Basaksehir.

Di tengah buruknya performa United maka persaingan di grup ini diprediksi akan berlangsung ketat. PSG dengan Neymar dan Kylian Mbappe serta dua pemain United, Ander Herrera dan Angel Di Maria, Leipzig yang semakin kuat bersama Julian Nagelsmann, plus Istanbul

Sementara di Grup D ada Liverpool, Ajax Amsterdam, Atalanta, dan Midtjylland. The Reds di atas kertas diunggulkan lolos, namun Ajax dan Atalanta tak bisa begitu saja dipandang sebelah mata karena permainan ofensif kedua tim.

Sedangkan di grup lain sudah ada dua tim favorit lolos ke fase gugur seperti Bayern Munchen dan Atletico Madrid di Grup A, Real Madrid dan Inter Milan di Grup B, serta Chelsea dan Manchester City di grup lainnya.

3. Grup Termudah

Dari segi persaingan termudah maka pembagian itu bisa dilihat di Grup C yang berisikan Porto, Man City, Olympiakos, dan Olympique Marseille. Di atas kertas Man City arahan Pep Guardiola seharusnya bisa melaju ke fase gugur dan diikuti salah satu dari tiga tim lainnya.

Sementara untuk grup dengan level persaingan berimbang ada di Grup F yang berisikan Zenit Saint Petersburg, Borussia Dortmund, Lazio, dan Club Brugge – tanpa unggulan lolos. Persaingan di grup itu disinyalir berjalan ketat.

Lalu untuk Grup E persaingan di sana cukup rumit. Chelsea favorit lolos dengan belanja jor-joran pemain mereka musim ini, namun Sevilla dengan status juara bertahan Liga Europa tak bisa diremehkan, sementara Krasnodar dan Stade Rennes menjadi kuda hitam persaingan.

4. Tuan Rumah Fase Gugur

Fase gugur yang dimulai dari 16 Besar Liga Champions akan dimulai pada 14 Desember 2020. Leg pertama akan dimulai pada 16, 17, 23, dan 24 Februari dan leg kedua pada 9, 10, 16, dan 17 Maret 2021.

Lalu fase perempatfinal berlanjut pada 6 dan 7 April 2021 setelah diundi pada 19 Maret 2021. Kemudian semifinalis akan diundi lagi pada 19 Maret 2021 sebelum dimulai kembali pada 27 dan 28 April 2021, leg kedua pada 4 dan 5 Mei 2021.

Final Liga Champions akan dilaksanakan di Ataturk Olympic Stadium, Istanbul Turki pada 29 Mei 2021. Seyogianya tempat final nanti dihelat di Krestovsky Stadium, Rusia, namun karena penundaan dan relokasi final 2020 maka host final mundur setahun. Perubahan itu terjadi karena adanya pandemi virus corona.

5. Prediksi

Menilik peta persaingan dari Grup A hingga H Liga Champions, diprediksi Bayern Munchen, Atletico Madrid, Real Madrid, Inter Milan, Manchester City, Porto, Liverpool, Atalanta, Sevilla, Chelsea, Lazio, Borussia Dortmund, Juventus, Barcelona, PSG, dan Manchester United lolos ke-16 Besar.

Ke-16 besar itu adalah tim favorit lolos ke fase gugur diikuti tim-tim kuda hitam seperti RB Leipzig, Ajax Amsterdam, Olympique Marseille, Borussia Monchengladbach, dan Shakhtar Donetsk.

Selain itu untuk favorit juara di musim ini adalah juara bertahan, Bayern Munchen yang diikuti langganan favorit juara lainnya semisal: Real Madrid, Barcelona, Juventus, dan Liverpool. (@fen) **

Timnas U-19 Indonesia Dapat Amunisi Baru Jelang Lawan Dugopolje Malam Ini

Jelang lawan Dugopolje, Timnas U-19 Indonesia dapat amunisi baru./football5star.com/asep ginanjar.

BOLAyes.news.blog – Jelang uji tanding melawan NK Dugopolje, Kamis (8/10) malam WIB, Timnas U-19 Indonesia mendapat amunisi baru. Bek Elkan Baggott sudah bergabung dengan tim asuhan Shin Tae-yong yang kini melakukan pemusatan latihan di Split, Kroasia.

Baggott tiba di markas Timnas U-19 Indonesia pada Rabu (7/10). Pemain tim U-18 Ipswich Town itu antusias menjalani pemusatan latihan di bawah arahan Shin Tae-yong.

“Sangat senang dan bahagia saya dapat kembali bergabung bersama Timnas U-19 pada pemusatan latihan di Kroasia. Saya dalam kondisi baik dan siap menjalani menu latihan bersama teman-teman Timnas U-19 disini,” urai Elkan Baggott, melansir Football5Star.com dari laman resmi PSSI.

Sebelumnya, pada Selasa lalu, Baggott baru saja mendapatkan kejutan. Oleh manajer Ipswich Town, Paul Lambert, dia dipercaya tampil sebagai starter saat menghadapi Gillingham pada ajang EFL Trophy. Dalam laga yang dimenangi Ipswich 2-0 itu, Baggott berduet dengan Luke Woolfenden di jantung pertahanan.

Kedatangan Elkan Baggott akan menjadi amunisi tambahan bagi timnas U-19 Indonesia. Menurut Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, pemain berumur 17 tahun itu akan menambah alternatif di lini pertahanan bagi pelatih Shin Tae-yong.

“Dengan datangnya Elkan Baggott, pelatih Shin Tae-yong akan memiliki beberapa pilihan pemain untuk lini belakang timnas U-19. Kami berharap Elkan Baggott cepat beradaptasi dengan tim,” ujar Indra Sjafri.

Meskipun baru bergabung, tidak tertutup kemungkinan Baggott langsung mendapatkan kesempatan bermain saat timnas U-19 menghadapi Dugopolje nanti. Bagaimanapun, sosok bek bertinggi 194 cm itu sangat dinanti-nantikan, baik oleh Shin Tae-yong maupun para fan Timnas Indonesia.

Sejak awal menggelar pemusatan latihan di Kroasia, PSSI berusaha keras menyertakan Baggott. Namun, upaya tersebut mendapat penolakan dari Ipswich Town yang mengaku membutuhkan tenaga sang bek tengah. Alhasil, sepanjang fase pertama pemusatan latihan di Kroasia yang antara lain diisi tujuh uji tanding, sang bek tak dapat ikut serta.

Kini, justru setelah menjalani debut bersama tim utama Ipswich Town, Elkan Baggott diizinkan bergabung dengan Timnas U-19. Tinggal kita tunggu bersama apakah dia akan bermain saat melawan Dugopolje atau masih diparkir sementara untuk menjalani double header melawan Makedonia Utara. (@fen) **

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai